Tinggal copas aja ke Turbo C++
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int x; int a; float n, pacar, y;
printf("\nMasukan tanggal lahir anda:");
scanf("%f", &y);
printf("\nMasukan bulan lahir anda:");
scanf("%i", &x);
printf("\nMasukan tahun lahir anda:");
scanf("%i", &a);
if (x==1)
printf("Zodiak anda: Capricorn");
else if (x==01)
printf("Zodiak anda: Capricorn");
else if (x==2)
printf("Zodiak anda: Aquarius");
else if (x==02)
printf("Zodiak anda: Aquarius");
else if (x==3)
printf("Zodiak anda: Pisces");
else if (x==03)
printf("Zodiak anda: Pisces");
else if (x==4)
printf("Zodiak anda: Aries");
else if (x==04)
printf("Zodiak anda: Aries");
else if (x==5)
printf("Zodiak anda: Taurus");
else if (x==05)
printf("Zodiak anda: Taurus");
else if (x==6)
printf("Zodiak anda: Gemini");
else if (x==06)
printf("Zodiak anda: Gemini");
else if (x==7)
printf("Zodiak anda: Cancer");
else if (x==07)
printf("Zodiak anda: Cancer");
else if (x==8)
printf("Zodiak anda: Leo");
else if (x==9)
printf("Zodiak anda: Virgo");
else if (x==10)
printf("Zodiak anda: Libra");
else if (x==11)
printf("Zodiak anda: Scorpio");
else if (x==12)
printf("Zodiak anda: Sagitarius");
printf("\n\nMasukan tanggal lahir pasangan anda:");
scanf("%f", &pacar);
printf("\nMasukan bulan lahir pasangan anda:");
scanf("%i", &x);
printf("\nMasukan tahun lahir pasangan anda:");
scanf("%i", &a);
if (x==1)
printf("Zodiak pasangan anda: Capricorn");
else if (x==01)
printf("Zodiak pasangan anda: Capricorn");
else if (x==2)
printf("Zodiak pasangan anda: Aquarius");
else if (x==02)
printf("Zodiak pasangan anda: Aquarius");
else if (x==3)
printf("Zodiak pasangan anda: Pisces");
else if (x==03)
printf("Zodiak pasangan anda: Pisces");
else if (x==4)
printf("Zodiak pasangan anda: Aries");
else if (x==04)
printf("Zodiak pasangan anda: Aries");
else if (x==5)
printf("Zodiak pasangan anda: Taurus");
else if (x==05)
printf("Zodiak pasangan anda: Taurus");
else if (x==6)
printf("Zodiak pasangan anda: Gemini");
else if (x==06)
printf("Zodiak pasangan anda: Gemini");
else if (x==7)
printf("Zodiak pasangan anda: Cancer");
else if (x==07)
printf("Zodiak pasangan anda: Cancer");
else if (x==8)
printf("Zodiak pasangan anda: Leo");
else if (x==9)
printf("Zodiak pasangan anda: Virgo");
else if (x==10)
printf("Zodiak pasangan anda: Libra");
else if (x==11)
printf("Zodiak pasangan anda: Scorpio");
else if (x==12)
printf("Zodiak pasangan anda: Sagitarius");
n=y+pacar+37;
printf("\n\nNilai hubungan:%0.0f%", n);
}
Senin, 09 Desember 2013
Sabtu, 07 Desember 2013
Perintah Sistem Operasi Berbasis Teks(DOS)
Perintah
/ instruksi di dalam DOS dikelompokkan menjadi 2 yaitu ;
1. Internal Command
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua
instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
2. External Command
Adalah perintah yang memerlukan program khusus yang disimpan dalam
bentuk file tertentu sehingga unuk menjalankannya harus ada file
tersebut.
Contoh Perintah Internal Command :
Date
Perintah ini digunakan untuk menampilkan atu mengganti sistem tanggal
komputer.
Contoh :
C:>Date
Maka di layar akan muncul
Isikan tanggal dengan format (mm-dd-yy) bulan-hari-tahun atau hari-bulantahun
jika format penanggalannya (dd-mm-yy).
TIME
Perintah ini digunakan unuk mengganti jam (waktu) sistem komputer dengan
format jam:menit:detik
DIR
Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b
)Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
· /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 1
· /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
· /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan
attribute+h
· (Hidden).
· /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
· n berdasarkan nama file (alphabet).
· e berdasarkan tipe file (extension).
· S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
· D berdasarkan tanggal dan waktu
– untuk mengembalikan instruksi.
· /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
· /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
· /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
· /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
CLS
Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer
computer.
COPY
Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum
perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory
tugas di
disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil perintah diatas sbb:
Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu
berupa file
TUGASM~1.doc
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 2
DEL
Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah
ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi
tugasku.doc
VOL
Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari
sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol
TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan
untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
MD|MKDIR (Make directory)
Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 3
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir
CD /CHDIR
Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd\dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622
RD (Remove Directory)
Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]
Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa
menghapus sebuah directory adalah:
· Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar
dari subdirektori tersebut.
· Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak
kosong gunakan insstruksi del*.*
Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 4
Kemudian Hapus directory dos622
PROMPT
Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]
Parameter yang ada:
· $g :menempilkan karakter>
· $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
· $n :menampilkan default disk yang digunakan.
· $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
· $q :menampikan karakter “=”
· $t :menampilkan jam yang aktif
· $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
· $$ :menampilkan karakter “$”.
· $_ :pindah baris (line feed).
· $1 :menampilkan karakter <.
· $b :menampilkan karakter !.
· $d :menampilkan tanggal yang aktif.
· $e :berfungsi sebagai tombol ESC.
Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara
default bentuk prompt adalah :
C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 5
Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan
maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file
AUTOEXEC.BAT
VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver
2. Perintah External Command
Contoh :
FORMAT
Bentuk Umum:
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]
FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
/V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11
/Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
/U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca
dan tulis
/F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
/B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
/S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
/T:tracks :menentukan jumlah tracks
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 6
/N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan
bersama /T
tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
/1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
/4 :memformat disket 51/4 inch
/8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.
Backup :instruksi ini disebut dengan undocumented instruction yang akan
memformat disket yang setelah menanyakan label kemudian akan secara
otomatis menuju prompt tanpa adanya Kalimat FORMAT ANOTHER [Y/N]
Contoh:
A:\>Format c: /V:Ragilt
CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang
ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk,menampilkan
total memory yang masih tersedia,melihat sitemnya serta dapat juga
memperbaikinya bila ada kesalahan.Jika CHKDSK menjumpai adanya error
maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika
terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan
atau error tersebut.
Gambar CHKDSK
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 7
DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X perintah ini
bisa
digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum:
DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)
Switches
/1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
/V :menguji file yang telah disalin.
Contoh:
A:diskcopy A: A:
Mengkopy dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy A: B:
Mengkopi sumber A: ke B:
Note:
Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk.Diskcopy tidak
bisa
digunakan untuk mengkopy dari dank e harddisk.
FDISK
Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang
dimiliki serta dapat juga melakukan:
· Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
· Mengatur partisi yang aktif.
· Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 8
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
/status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistemkomputer
kita.
/mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin
memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan
hilang jadi backuplah terlebih dahulu
Menu Utama FDISK pada DOS 6.22
Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:
1. Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi
DOS
atau drive Logical DOS.
2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan
diaktifkan.
3. Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS
atau Logical Drive.
4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi
tentang partisi.
Membuat Partisi DOS atau Logical Drive
Hardisk dapat dibuat partisi-partisi yang terdiri dari DOS INTi,partisi
perluasan dos,dan partisi bukan DOS.Untuk membuat masing masing partisi
dilakukan dengan cara sbb:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 9
· Partisi DOS INTI
b. Dari menu utama FDISK pilih pilihan [1] lalu tekan enter. Maka akan muncul
layer seperti gambar dibawah ini:
Kemudian pilih [1] kemudian tekan enter kembali.
Pilih [y] dan tekan enter ,fdisk akan mengambil seluruh ruang harddisk.Jika
hanya ada satu harddisk maka akan muncul:
Jika anda ingin membuat partisi DOS Inti yang hanya menempati sebagaian
dari ruang hard disk maka Ketikkan N,dengan demikian kita bisa membagi
hard disk menjadi drive C dan drive D.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 10
Jika anda memilih N maka untuk membuat partisi akan ditampilkan layer
seperti berikut:
Pada Komom create primary DOS Partition sis dengan keinginan anda
misalnya setengah dari total harddisk [1000] kemudian tekan Enter
Primary partition telah berhasil dibuat kemudian tekan ESC Untuk kembali ke
menu utama Created Partition or Logical Drive kemudian Pilih [1] dan enter
stelah itu akan muncul menu seperti gambar dibawah ini dan kemudian pilih
[2] disertai Enter.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 11
Setelah itu akan ditampilkan layer seperti berikut ini kemudian tekan enter:
Logical drive telah berhasil di buat untuk melanjutkan anda tinggal menekan
ESC
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 12
Logical drive telah di buat dan menempati Menjadi Drive D: Kemudian tekan
ESC
Kemudian anda akan kembali ke FDISK Option kemudian pilih [2] untuk
menset partisi yang aktif pilih 1 kemudian tekan Enter setelah muncul
tampilan sbb tekan ESC untuk melanjutkan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 13
Kemudian tekan ESC untuk keluar dari Fdisk
SCANDISK
Bentuk Umum:
SCANDISK
[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono]
[/nosummary][/fragment][/undo]
Keterangan:
Drive :berisi drive yang akan dicheck
/AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada
kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
/ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
· /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
· /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan
· menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini
· /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
· /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika
· ditemukan tanpa merekam data.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 14
· /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full
screen
· untuk setiap kali pengecekan.
· /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
· /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
· /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
Contoh:
A:\>scandisk c:
Artinya mengecek drive c
C:\scandisk /all
Artinya mengecek semua drive yang ada.
1. Internal Command
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua
instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
2. External Command
Adalah perintah yang memerlukan program khusus yang disimpan dalam
bentuk file tertentu sehingga unuk menjalankannya harus ada file
tersebut.
Contoh Perintah Internal Command :
Date
Perintah ini digunakan untuk menampilkan atu mengganti sistem tanggal
komputer.
Contoh :
C:>Date
Maka di layar akan muncul
Isikan tanggal dengan format (mm-dd-yy) bulan-hari-tahun atau hari-bulantahun
jika format penanggalannya (dd-mm-yy).
TIME
Perintah ini digunakan unuk mengganti jam (waktu) sistem komputer dengan
format jam:menit:detik
DIR
Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b
)Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
· /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 1
· /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
· /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan
attribute+h
· (Hidden).
· /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
· n berdasarkan nama file (alphabet).
· e berdasarkan tipe file (extension).
· S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
· D berdasarkan tanggal dan waktu
– untuk mengembalikan instruksi.
· /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
· /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
· /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
· /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
CLS
Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer
computer.
COPY
Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum
perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory
tugas di
disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil perintah diatas sbb:
Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu
berupa file
TUGASM~1.doc
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 2
DEL
Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah
ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi
tugasku.doc
VOL
Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari
sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol
TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan
untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
MD|MKDIR (Make directory)
Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 3
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir
CD /CHDIR
Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd\dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622
RD (Remove Directory)
Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]
Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa
menghapus sebuah directory adalah:
· Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar
dari subdirektori tersebut.
· Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak
kosong gunakan insstruksi del*.*
Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 4
Kemudian Hapus directory dos622
PROMPT
Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]
Parameter yang ada:
· $g :menempilkan karakter>
· $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
· $n :menampilkan default disk yang digunakan.
· $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
· $q :menampikan karakter “=”
· $t :menampilkan jam yang aktif
· $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
· $$ :menampilkan karakter “$”.
· $_ :pindah baris (line feed).
· $1 :menampilkan karakter <.
· $b :menampilkan karakter !.
· $d :menampilkan tanggal yang aktif.
· $e :berfungsi sebagai tombol ESC.
Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara
default bentuk prompt adalah :
C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 5
Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan
maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file
AUTOEXEC.BAT
VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver
2. Perintah External Command
Contoh :
FORMAT
Bentuk Umum:
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]
FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
/V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11
/Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
/U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca
dan tulis
/F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
/B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
/S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
/T:tracks :menentukan jumlah tracks
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 6
/N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan
bersama /T
tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
/1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
/4 :memformat disket 51/4 inch
/8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.
Backup :instruksi ini disebut dengan undocumented instruction yang akan
memformat disket yang setelah menanyakan label kemudian akan secara
otomatis menuju prompt tanpa adanya Kalimat FORMAT ANOTHER [Y/N]
Contoh:
A:\>Format c: /V:Ragilt
CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang
ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk,menampilkan
total memory yang masih tersedia,melihat sitemnya serta dapat juga
memperbaikinya bila ada kesalahan.Jika CHKDSK menjumpai adanya error
maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika
terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan
atau error tersebut.
Gambar CHKDSK
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 7
DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X perintah ini
bisa
digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum:
DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)
Switches
/1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
/V :menguji file yang telah disalin.
Contoh:
A:diskcopy A: A:
Mengkopy dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy A: B:
Mengkopi sumber A: ke B:
Note:
Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk.Diskcopy tidak
bisa
digunakan untuk mengkopy dari dank e harddisk.
FDISK
Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang
dimiliki serta dapat juga melakukan:
· Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
· Mengatur partisi yang aktif.
· Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 8
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
/status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistemkomputer
kita.
/mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin
memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan
hilang jadi backuplah terlebih dahulu
Menu Utama FDISK pada DOS 6.22
Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:
1. Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi
DOS
atau drive Logical DOS.
2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan
diaktifkan.
3. Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS
atau Logical Drive.
4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi
tentang partisi.
Membuat Partisi DOS atau Logical Drive
Hardisk dapat dibuat partisi-partisi yang terdiri dari DOS INTi,partisi
perluasan dos,dan partisi bukan DOS.Untuk membuat masing masing partisi
dilakukan dengan cara sbb:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 9
· Partisi DOS INTI
b. Dari menu utama FDISK pilih pilihan [1] lalu tekan enter. Maka akan muncul
layer seperti gambar dibawah ini:
Kemudian pilih [1] kemudian tekan enter kembali.
Pilih [y] dan tekan enter ,fdisk akan mengambil seluruh ruang harddisk.Jika
hanya ada satu harddisk maka akan muncul:
Jika anda ingin membuat partisi DOS Inti yang hanya menempati sebagaian
dari ruang hard disk maka Ketikkan N,dengan demikian kita bisa membagi
hard disk menjadi drive C dan drive D.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 10
Jika anda memilih N maka untuk membuat partisi akan ditampilkan layer
seperti berikut:
Pada Komom create primary DOS Partition sis dengan keinginan anda
misalnya setengah dari total harddisk [1000] kemudian tekan Enter
Primary partition telah berhasil dibuat kemudian tekan ESC Untuk kembali ke
menu utama Created Partition or Logical Drive kemudian Pilih [1] dan enter
stelah itu akan muncul menu seperti gambar dibawah ini dan kemudian pilih
[2] disertai Enter.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 11
Setelah itu akan ditampilkan layer seperti berikut ini kemudian tekan enter:
Logical drive telah berhasil di buat untuk melanjutkan anda tinggal menekan
ESC
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 12
Logical drive telah di buat dan menempati Menjadi Drive D: Kemudian tekan
ESC
Kemudian anda akan kembali ke FDISK Option kemudian pilih [2] untuk
menset partisi yang aktif pilih 1 kemudian tekan Enter setelah muncul
tampilan sbb tekan ESC untuk melanjutkan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 13
Kemudian tekan ESC untuk keluar dari Fdisk
SCANDISK
Bentuk Umum:
SCANDISK
[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono]
[/nosummary][/fragment][/undo]
Keterangan:
Drive :berisi drive yang akan dicheck
/AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada
kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
/ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
· /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
· /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan
· menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini
· /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
· /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika
· ditemukan tanpa merekam data.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 14
· /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full
screen
· untuk setiap kali pengecekan.
· /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
· /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
· /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
Contoh:
A:\>scandisk c:
Artinya mengecek drive c
C:\scandisk /all
Artinya mengecek semua drive yang ada.
COMMAND PROMPT
Daftar Lengkap
Perintah Command Prompt pada Windows 7. Pada Windows 7 terdapat banyak
perintah command prompt yang bisa digunakan untuk melakukan administrasi
Windows. Beberapa perintah ini hanya dapat dijalankan dari mode DOS atau
Command Prompt. Sehingga untuk menjalankannya kita harus mengetikkan perintah
tersebut pada command line.
Command Prompt
Commands : A
Append – The
append command can be used by programs to open files in
another directory as if they were located in the current directory.
Arp – The
arp command is used to display or change entries in the ARP cache.
Assoc – The
assoc command is used to display or change the file type associated
with a particular file extension.
At – The
at command is used to schedule commands and other programs to run at
a specific date and time.
Attrib – The
attrib command is used to change the attributes of a single file or a directory.
Auditpol – The
auditpol command is used to display or change audit policies.
Command Prompt
Commands : B
Bcdedit – The
bcdedit command is used to view or make changes to Boot Configuration
Data.
Bitsadmin –
The bitsadmin command is used to create, manage, and monitor download
and upload jobs.
Bootcfg – The
bootcfg command is used to build, modify, or view the contents of the
boot.ini file, a hidden file that is used to
identify in what folder, on which partition, and on which hard drive Windows is
located.
Break – The
break command sets or clears extended CTRL+C checking on DOS systems.
Command Prompt
Commands : C
Cacls – The
cacls command is used to display or change access control lists of
files.
Call – The
call command is used to run a script or batch program from within
another script or batch program.
Certreq – The
certreq command is used to perform various certification authority
(CA) certificate functions.
Certutil – The
certutil command is used to dump and display certification authority
(CA) configuration information in addition to other CA functions.
Change – The
change command changes various terminal server settings like install
modes, COM port mappings, and logons.
Chcp – The
chcp command displays or configures the active code page number.
Chdir – The
chdir command is used to display the drive letter and folder that you
are currently in. Chdir can also be used to change the drive and/or directory that you want to work in.
Chglogon – The
chglogon command enables, disables, or drains terminal server session
logins.
Chgport – The
chgport command can be used to display or change COM port mappings
for DOS compatibility.
Chgusr – The
chgusr command is used to change the install mode for the terminal
server.
Chkdsk – The
chkdsk command, often referred to as check disk, is used to identify and
correct certain hard drive errors.
Chkntfs – The
chkntfs command is used to configure or display the checking of the
disk drive during the Windows boot process.
Choice – The
choice command is used within a script or batch program to provide a
list of choices and return of the value of that choice to the program.
Cipher – The
cipher command shows or changes the encryption status of files and
folders on NTFS partitions.
Clip – The
clip command is used to redirect the output from
any command to the clipboard in Windows.
Cls – The
cls command clears the screen of all previously entered commands and
other text.
Cmd – The
cmd command starts a new instance of
the command interpreter.
Cmdkey – The
cmdkey command is used to show, create, and remove stored user names
and passwords.
Cmstp – The
cmstp command installs or uninstalls a Connection Manager service
profile.
Color – The
color command is used to change the colors of the text and background
within the Command Prompt window.
Comp – The
comp command is used to compare the contents of two files or sets of
files.
Compact – The
compact command is used to show or change the compression state of
files and directories on NTFS partitions.
Convert – The
convert command is used to convert FAT or FAT32 formatted volumes to
the NTFS format.
Copy – The
copy command does simply that – it copies one or more files from one
location to another.
Command Prompt
Command : D
Date – The
date command is used to show or change the current date.
Debug – The
debug command starts Debug, a command line application used to test and edit programs.
Defrag – The
defrag command is used to defragment a drive you specify. The
defrag command is the command line version of
Microsoft’s Disk Defragmenter.
Del – The
del command is used to delete one or more files. The
del command is the same as the erase command.
Dir – The
dir command is used to display a list of files and folders contained
inside the folder that you are currently working in. The
dir command also displays other important information like the hard
drive’s serial number, the total number of files listed, their combined size,
the total amount of free space left on the drive, and more.
Diskcomp – The
diskcomp command is used to compare the contents of two floppy disks.
Diskcopy – The
diskcopy command is used to copy the entire contents of one floppy
disk to another.
Diskpart – The
diskpart command is used to create, manage, and delete hard drive
partitions.
Diskraid – The
diskraid command starts the DiskRAID tool which is used to manage and configure
RAID arrays.
Dism – The
dism command starts the Deployment Image Servicing and Management tool (DISM).
The DISM tool is used to manage features in Windows images.
Dispdiag – The
dispdiag command is used to output a log of information about the display
system.
Doskey – The
doskey command is used to edit command lines, create macros, and recall
previously entered commands.
Driverquery –
The driverquery command is used to show a list of all installed drivers.
Command Prompt
Commands : E
Echo – The
echo command is used to show messages, most commonly from within script or
batch files. The echo command can also be used to turn the echoing feature on
or off.
Edit – The
edit command starts the MS-DOS Editor tool which is used to create and modify
text files.
Edlin – The
edlin command starts the Edlin tool which is used to create and modify text
files from the command line.
Endlocal – The
endlocal command is used to end the localization of environment changes inside
a batch or script file.
Erase – The
erase command is used to delete one or more files. The erase command is the
same as the del command.
Eventcreate –
The eventcreate command is used to create a custom event in an event log.
Exe2bin – The
exe2bin command is used to convert a file of the EXE file type (executable
file) to a binary file.
Exit – The
exit command is used to end the Command Prompt session that you’re
currently working in.
Expand – The
expand command is used to extract a single file or a group of files from a
compressed file.
Command Prompt
Commands : F
Fastopen – The
fastopen command is used to add a program’s hard drive location to a special
list stored in memory, potentially improving the program’s launch time by
removing the need for MS-DOS to locate the application on the drive.
Fc – The fc
command is used to compare two individual or sets of files and then show the
differences between them.
Find – The
find command is used to search for a specified text string in one or more
files.
Findstr – The
findstr command is used to find text string patterns in one or more files.
Finger – The
finger command is used to return information
about one or more users on a remote computer that’s running the Finger service.
For – The for
command is used to run a specified command for each file in a set of files. The
for command is most often used within a batch or script file.
Forfiles – The
forfiles command selects one or more files to
execute a specified command on. The forfiles command is most often used within
a batch or script file.
Format – The
format command is used to format a drive in the file system that you specify.
Fsutil – The
fsutil command is used to perform various FAT and NTFS file
system tasks like managing reparse points and sparse files,
dismounting a volume, and extending a volume.
Ftp – The ftp
command can used to transfer files to and from another computer. The remote
computer must be operating as an FTP server.
Ftype – The
ftype command is used to define a default program to open a specified file
type.
Command Prompt
Commands : G
Getmac – The
getmac command is used to display the media access control (MAC) address of all
the network controllers on a system.
Goto – The
goto command is used in a batch or script file to direct the command process to
a labeled line in the script.
Gpresult – The
gpresult command is used to display Group Policy settings.
Gpupdate – The
gpupdate command is used to update Group Policy settings.
Graftabl – The
graftabl command is used to enable the ability of Windows to display an
extended character set in graphics mode.
Graphics – The
graphics command is used to load a program that can print graphics.
Command Prompt
Commands : H
Help – The
help command provides more detailed information on any of the other Command
Prompt commands.
Hostname – The
hostname command displays the name of the current host.
Command Prompt
Commands : I
Icacls – The
icacls command is used to display or change access control lists of files. The
icacls command is an updated version of the cacls command.
If – The if
command is used to perform conditional functions in a batch file.
Ipconfig – The
ipconfig command is used to display detailed IP information for each network
adapter utilizing TCP/IP. The ipconfig command can also be used to release and
renew IP addresses on systems configured to receive them via a DHCP server.
Irftp – The
irftp command is used to transmit files over an infrared link.
Iscsicli – The
iscsicli command starts the Microsoft iSCSI Initiator, used to manage iSCSI.
Command Prompt
Commands : L
Label – The
label command is used to manage the volume label of a disk.
Loadfix – The
loadfix command is used to load the specified program in the first 64K of
memory and then runs the program.
Lodctr – The
lodctr command is used to update registry values related to performance
counters.
Logman – The
logman command is used to create and manage Event Trace Session and Performance
logs. The logman command also supports many functions of Performance Monitor.
Logoff – The
logoff command is used to terminate a session.
Command Prompt
Commands : M
Mem – The mem
command shows information about used and free memory areas and programs that
are currently loaded into memory in the MS-DOS subsystem.
Mkdir (Md) –
The mkdir command is used to create a new folder.
Mklink – The
mklink command is used to create a symbolic link.
Mmc – The mmc
command can be used to open Microsoft Management Console in author mode or to a
specific snap-in console, all from the Command Prompt.
Mode – The mode
command is used to configure system devices, most often COM and LPT ports.
More – The
more command is used to display the information contained in a text file. The
more command can also be used to paginate the results of any other Command
Prompt command.
Mountvol – The
mountvol command is used to display, create, or remove volume mount points.
Move – The
move command is used to move one or files from one folder to another. The move
command is also used to rename directories.
Msg – The msg
command is used to send a message to a user.
Msiexec – The
msiexec command is used to start Windows Installer, a tool used to install and
configure software.
Command Prompt
Commands : O
Openfiles –
Queries, displays, or disconnects open files or files opened by network users.
Command Prompt
Commands : P
Path –
Displays or sets a search path for executable files.
Pause –
Suspends processing of a batch file and displays a message.
Popd –
Restores the previous value of the current directory saved by PUSHD.
Print – Prints
a text file.
Prompt –
Changes the Windows command prompt.
Pushd – Saves
the current directory then changes it.
Command Prompt
Commands : R
Rd – Removes a
directory.
Recover –
Recovers readable information from a bad or defective disk.
Rem –
Designates comments (remarks) in batch files.
Ren – Renames
a file or files.
Replace –
Replaces files.
Rmdir –
Removes a directory.
Robocopy –
Advanced utility to copy files and directory trees.
Command Prompt
Commands : S
Set –
Displays, sets, or removes environment variables for current session.
Setlocal –
Begins localization of environment changes in a batch file.
Setx – Sets
environment variables.
Sc – Displays
or configures services (background processes).
Schtasks –
Schedules commands and programs to run on a computer.
Shift – Shifts
the position of replaceable parameters in batch files.
Shutdown –
Allows proper local or remote shutdown of machine.
Sort – Sorts
input.
Start – Starts
a separate window to run a specified program or command.
Subst –
Associates a path with a drive letter.
Systeminfo –
Displays machine specific properties and configuration.
Command Prompt
Commands : T
Takeown –
Allows an administrator to take ownership of a file.
Tasklist –
Displays all currently running tasks including services.
Taskkill –
Kill or stop a running process or application.
Time –
Displays or sets the system time.
Timeout –
Pauses the command processor for the specified number of seconds.
Title – Sets
the window title for a CMD.EXE session.
Tree –
Graphically displays the directory structure of a drive or path.
Type –
Displays the contents of a text file.
Command Prompt
Commands : V
Ver – Displays
the Windows version.
Verify – Tells
Windows whether to verify that your files are written correctly to a disk.
Vol – Displays
a disk volume label and serial number.
Vssadmin –
Volume Shadow Copy Service administration tool.
Command Prompt
Commands : W
Where –
Displays the location of files that match a search pattern.
Wmic –
Displays WMI information inside interactive command shell.
Command Prompt
Commands : X
Xcopy – Copies
files and directory trees.
Jumat, 06 Desember 2013
Macam-macam sistem operasi
Macam-macam sistem operasi,
pengertian sistem operasi sendiri adalah seperangkat program yang
mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan
umum untuk aplikasi perangkat lunak. Macam-macam sistem operasi
adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam
sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan
program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Macam-macam sistem operasi berbeda dengan macam-macam search engine ataupun macam-macam web browser
karena sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup
perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan
sumber daya lainnya.
Ada macam-macam sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows, Unix, Linux dan masih banyak lagi yang lainya. Dari macam-macam sistem operasi yang beredar, sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook, bahkan mungkin ponsel dan PDA sekalipun dengan sistem operasi berbasis mobilenya .
![]() |
| Macam-Macam Sistem Operasi |
Ada macam-macam sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows, Unix, Linux dan masih banyak lagi yang lainya. Dari macam-macam sistem operasi yang beredar, sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook, bahkan mungkin ponsel dan PDA sekalipun dengan sistem operasi berbasis mobilenya .
Perkembangan Macam-Macam Sistem Operasi
Perkembangan macam-macam sistem operasi berawal dari altair, yaitu perangkat komputer pertama pada tahun 1975 yang menggunakan sistem operasi CP/M dan kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis menjadi MS-DOS dan berkembang dari MS-DOS versi 1.0 Pada tahun 1981 sampai MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 dan sampai sekarang ini microsoft telah mengeluarkan macam-macam sistem operasi mulai dari Ms-windows, windows97, windows98, windows98Me, Windows2000, Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan yang paling terbaru adalah Windows 8 yang terkenal dengan tampilan antar mukanya.Macam-Macam Sistem Operasi Sekarang
Macam-macam sistem operasi terbaru dan lengkap
yang utama digunakan komputer umum (termasuk PC, komputer personal)
terbagi menjadi 3 kelompok besar, dan berikut ini klarifikasinya yang
kami ambil dari wikipedia :
- Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012).
- Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
- Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).
Sedangkan komputer Mainframe,
dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang
berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang
dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
Macam-Macam Sistem Operasi Terlengkap
Setelah diatas dijelaskan secara singkat tentang perkembangan dan macam-macam sistem operasi
yang ngetrend, maka pada sub judul ketiga ini, kami akan share
macam-macam sistem operasi secara lengkap beserta kelebihan dan
kekurangannya, silahkan disimak :
Macam-Macam Sistem Operasi untuk komputer.
1. UNIX
Sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi linux.
Kelebihan unix:
1. Sistem operasi gratis
2. Sudah terdapat aplikasi multimedia dan desain grafis yang lengkap
3. Rentan terhadap virus
4. Tampilan desktop yang menarik (bagus).
Kekurangan Unix:
1. Membingungkan (kurang familiar dibandingkan dengan windows)
2. Format file sedikit
3. Banyak software yang kurang compatible
2. DOS
Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari microsoft Windows.
Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kita
bisa menjalankan lewat Start Windows – Run, lalu ketik cmd.
Kelebihan DOS:
1. Pengoperasian mudah
2. Space ruang hardisk bebas (tidak teralu besar)
3. Memori kecil
4. Kompatibel semua software dan hardware.
Kekurangan DOS:
1. Mode operasi dalam bentuk teks
2. Kurang kompatibel terhadap beberapa program beroperasi pada mode grafis.
3. Novell Operating Sistem
Dibuat oleh Novell Corporation.
Kelebihan Novell Operating Sistem:
1. Software jaringan
2. Kecepatan komunikasi antar PC dalam LAN
3. Manajemen jaringan mudah.
Kekurangan Novell Operating Sistem:
1. Berbasis DOS mode operasinya tidak grafis.
4. Microsoft Windows
Merupakan macam-macam sistem operasi yang paling populer. Hampir
semua orang pernah memakainya. Beberapa versi microsoft Windows yang
terkenal: microsoft Windows 98, 2000, Me, XP, Vista, Seven 7 dan yang
paling terbaru Windows 8.
Kelebihan Microsoft Windows:
1. Banyak digunakan sebagai software jaringan
2. Mode operasinya berbentuk grafis
3. Komunikasi antar PC ke LAN ( lebih mudah).
Kekurangan Microsoft Windows:
1. Lisensi mahal
2. Diperlukan perangkat keras dengan prosesor tinggi (pentium), memori yang digunakan juga lebih besar (mahal)
3. Implementasi jaringan ( mahal).
5. Apple Machintosh
Sistem operasi yang unggul dalam hal grafik. Memerlukan hardware
khusus sehingga tidak dapat di-install di computer biasa. Versinya
antara lain Mac OS X (Tiger), Leopard.
Kelebihan Apple Machintosh:
1. Rentan terhadap virus
2. Lebih cepat dan tidak cepat hang
3. Lebih nyaman digunakan
4. User friendly
5. High performance.
Kekurangan Apple Machintosh:
1. Mac tidak bisa dirakit sendiri karena apple tidak memeberikan lisensi
2. Software tidak terlalu lengkap
3. Harga yang terlalu mahal
4. Hanya digunakan untuk graphic designer
5. Tidak bisa digunakan secara bersamaan.
6. Linux
Pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvald. Merupakan macam-macam
sistem operasi open source artinya bisa dikembangkan oleh semua orang
dengan bebas. Turunan linux atau yang dikenal dengan distro linux banyak
sekali macamnya. Mungkin linux merupakan sistem operasi yang paling
banyak. Beberapa di antaranya yaitu: Debian, Suse, Red Hat (Fedora),
Slackware, Ubuntu, Backtrack, dan lain-lain.
Kelebihan linux:
1. Banyak digunakan dalam operasi jaringan
2. Bekerja pad dua mode, grafis dan teks
3. Pengoperasian tidak memerlukan lisensi.
Kekurangan Linux:
1. Salah satunya kurang familiar bagi yang masih awam.
7. Solaris
Dikembangkan oleh Sun Microsystem. Lebih banyak digunakan untuk perusahaan.
Kelebihan solaris:
1. Stabil dan populer dibandingkan windows NET
2. Mempunyai sistem operasi seperti unix
3. Sistem file stabil untuk database.
Kekurangan solaris:
1. Biaya mahal
2. Driver hardware yang kurang baik
3. Sedikit perijinan untuk pejabat.
8. Free BSD
Dibuat oleh Universitas Berkeley. Hampir sama seperti linux.
Kelebihan Free BSD :
1. Bersifat opensource (bisa di download langsung dr www.freebsd.org).
2. Memiliki sistem software third-party yang memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi.
3. Secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD.
4. Sistem stabil untuk database, server internet, intranet, fill-server, intranet client, pengembangan java.
2. Memiliki sistem software third-party yang memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi.
3. Secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD.
4. Sistem stabil untuk database, server internet, intranet, fill-server, intranet client, pengembangan java.
Kekurangan Free BSD :
1. Free BSD tidak dpt digunakan pada mikro karnal lam PC IBM.
2. Tidak mendukung ISA-plug-and-ply-card.
3. Kecilnya basis developer dan pemakai yang mencari bug/kelemahan program.
4. Belum jelas masa depannya untuk server database dan sistem operasi desktop.
Macam-Macam Sistem Operasi Mobile :
1. Symbian
Sistem
operasi yang populer di kalangan para pengguna handphone. Kebanyakan
handphone nokia menggunakan symbian sebagai sistem operasi. Versinya
antara lain S40, S60, S9.
kelebihan Symbian:
1. Aplikasinya yang banyak
2. Multitasking.
kekurangan Symbian:
1. Mahal
2. Penggunaan sedikit rumit.
2. Microsoft Windows Phone
Sistem
operasi yang dikeluarkan oleh microsoft untuk smartphone dan PDA.
Tampilannya hampir sama dengan Windows pada komputer.
Kelebihan Windows Phone :
1. Memiliki interface yang berbeda dibandingkan dengan interface smartphone lainnya.
2. Melalui
account Windows Live tersedia layanan mail, contact, calender. Pengguna
juga bisa mengakses layanan toko online-nya (Marketplace) dan fasilitas
keamanan gratis.
3. Melalui browser dan GPS, pengguna bisa menemukan lokasi, memblokirdan me-reset smartphone.
Kekurangan Windows Phone :
1. Microsoft
melakukan perubahan radikal pada sistem baru ini. Misalnya, aplikasi
pihak ketiga(third party) tidak boleh aktif dilatar belakang, tidak ada
folder, akses file multimedia harus melalui Zune, dan data Office harus
disimpan dilayanan online SkyDrive.
2. Memang karena masih baru, semau potensi platform mobile ini belum optimal.
3. Palm OS
Sistem operasi yang digunakan pada PDA keluaran PALM.
Kelebihan palm Os:
1. Kebutuhan sistem sedikit dan cepat, sehingga tidak memerlukan perangkat PDA yang canggih dan mahal
2. Tidak memerlukan banyak memory.
Kekurangan palm OS:
1. Tidak memiliki media penyimpanan eksternal (tambahan).
contoh : Palm OS 5.4.9
4. Android
Sistem operasi untuk handphone andorid yang akan diluncurkan Google. Android berbasis Linux sehingga termasuk open source.
Kelebihan Android :
1. Tidak perlu bayar untuk download aplikasi (free)
2. Didukung penuh oleh google
3. Stabil dan tidak mudah hang
4. Harga relatif murah.
Kekurangan Android:
1. Kurang nyaman untuk dipakai komunikasi.
2. Tidak ada microsoft office.
3. Harus terkoneksi dengan jaringan internet.
4. Belum banyak aplikasi yang tersedia.
Demikianlah artikel tentang macam-macam sistem operasi terbaru dan lengkap yang
cukup panjang dan melelahkan bagi penulis, tapi tidak apa-apa ini demi
anda pengunjung setia info-asik.com. Semoga bisa bermanfaat dan
dijadikan sampel dan contoh tugas sekolah ataupun tugas kuliah yang
memang sedang membutuhkan artikel macam-macam sistem operasi.
Langganan:
Komentar (Atom)













